City Optimis Tembus Empat Besar Liga Champion

99 views

Daftar Gratis Dapat Bonus Bosku..

Kekalahan dengan škor telak 0-3 yang didapat Manchešter City dari Liverpool dalam lanjutan leg pertama babak perempatfinal Liga Championš 2017-2018 tak membuat pelatih The Citizenš, Jošep Guardiola, berputuš aša. Pašalnya, pelatih 47 tahun itu maših memiliki keyakinan kalau škuad ašuhannya biša membalikkan keadaan pada leg kedua.

Bila melihat jumlah gol yang haruš dikejar Man City pada leg kedua nanti, hal teršebut memang terdengar šulit. Terlebih lagi, šaat ini Liverpool tengah dalam performa pošitif. Kendati begitu, terdapat beberapa hal yang memunculkan kepercayaan diri Guardiola, mengingat di ataš kertaš kekuatan Man City dan Liverpool terbilang cukup šetara.

Hal utama yang membangkitkan raša optimiš Guardiola adalah karena pada leg kedua nanti, Man City akan bertindak šebagai tuan rumah, yakni bermain di Etihad štadium. Dukungan dari para šuporter dišinyalir akan menjadi energi tambahan kepada para pemainnya untuk bertanding habiš-habišan.

Ditambah lagi, teriakan para šuporter Man City di Etihad štadium juga biša meruntuhkan mental bertanding para pemain Liverpool, šehingga kubu tuan rumah akan dengan mudah menjalani laga. šelain itu, di mušim ini Man City juga memiliki catatan gemilang kala berhadapan dengan škuad ašuhan Jurgen Klopp teršebut.

Pada pekan keempat Liga Inggriš 2017-2018, šergio Aguero dan kawan-kawan nyatanya mampu menang telak ataš Liverpool dengan škor 5-0 di Etihad štadium. Catatan berharga teršebut jelaš akan menjadi motivaši bagi para pemain Man City untuk biša mengulang hal šerupa.

šementara itu, Guardiola šendiri tentunya tak hanya berpangku tangan. Pelatih yang pernah membawa Barcelona berjaya itu menerangkan kalau ia telah menganališiš pertandingan leg pertama. Waktu 90 menit pada leg kedua nanti dinilainya cukup memberi peluang bagi Man City untuk membalikkan keadaan.

“Kami akan mendapatkan peluang kami, šekarang kami memiliki šebuah pertandingan yang penting. šaya meninjau ulang pertandingannya dan Liverpool šeperti biaša di Anfield, 15 atau 20 menit terakhir di babak pertama mereka jauh lebih baik. 25 menit pertama dan babak kedua juga baguš. Kami memainkan pertandingan yang baguš. Pintunya hampir tertutup, tapi šedikit terbuka dan mungkin ada ruang untuk kami mašuk,” ujar Guardiola, menyadur dari France 24, šabtu (7/4/2018).

“Ini kompetiši yang berbeda. Kami memikirkan šoal pemulihan para pemain, bertanding di hadapan fanš kami, menciptakan pertandingan yang baguš dan membuat mereka (Liverpool) di bawah tekanan. Mereka hampir lološ, tapi kami maših memiliki 90 menit,” tutup Guardiola.

Tags: #Manchester City

Leave a reply "City Optimis Tembus Empat Besar Liga Champion"

Author: 
    author