Waktunya Mem”biasa”kan Lionel Messi

51 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Waktunya Mem"biasa"kan Lionel Messi - Siapa yang tidak kenal Lionel Messi? Pengoleksi 5 Ballon d'or yang dielu-elukan sebagai tidak benar satu pesepakbola paling baik selama masa. Pemain yang tetap menjadi andalan di klub dan negaranya di usianya yang telah kepala tiga. Bahkan, musim selanjutnya La Pulga mencetak 51 gol untuk Barcelona di semua kompetisi.

Waktunya Mem"biasa"kan Lionel Messi

Walaupun tetap punyai statistik yang luar biasa, ternyata Messi kurang untung kala bermain di kompetisi-kompetisi internasional. Bersama Barcelona, ajang non-domestik paling akhir yang Messi juarai adalah FIFA Club World Cup tahun 2015. Sementara itu, Messi apalagi hingga waktu ini belum dulu menjuarai turnamen apa pun dengan timnas senior Argentina.

Kok mampu ya? Padahalkan, Barcelona telah jor-joran membeli pemain baru lebih dari satu tahun belakangan. Di Argentina juga, bukannya banyak ya pemain bintangnya?

Dari pengamatan saya, penyebab kegagalan berikut adalah karena baik Barcelona maupun Argentina sama-sama melakukan sebuah kesalahan. Kesalahan berikut adalah amat mendewakan Lionel Messi, yakni dengan selamanya melibatkan Messi setiap kali tim menguasai bola. Ketika Barcelona atau Argentina sedang memperoleh bola, Messi bakal selamanya dicari untuk diberikan bola. Bahkan, Messi mampu mundur hingga tepat di depan garis pertahanan untuk menjemput bola.

Dan apa akibatnya? Serangan Barcelona dan Argentina menjadi monoton dan lebih gampang ditebak. Tim-tim lain hanya bakal menanti Messi memperoleh bola dan sesudah itu melakukan pressing.Taruhan Bola Dan pressingnya pun tidak hanya dilaksanakan oleh satu-dua orang, bakal tetapi mampu hingga empat orang yang melakukannya.

Apa hanya itu saja akibatnya? Ternyata tidak. Dengan taktik Messiosentris tersebut, membuat pemain lain harus berkenan peran asli mereka diubah untuk mengakomodasi Messi. Lihat saja Philippe Coutinho, pemain yang berperan sebagai playmaker layaknya kala membawa Brazil juara Copa America. Di Barcelona, dia harus berkenan bermain sebagai striker sayap layaknya David Villa, padahal dia harusnya mampu bermain sebagai gelandang serang layaknya Ronaldinho.

Tidak hanya itu, apalagi Paulo Dybala, pemain yang sempat digadang-gadangAgen Sbobet bakal menjadi pemain paling baik dunia, harus pasrah kuantitas penampilannya dengan Argentina dibatasi. Mengapa demikian? Karena Dybala dianggap tidak mampu bekerja mirip dengan Messi dan apalagi bakal menganggu performanya.

Oleh karena itu, menurut saya Lionel Messi harus untuk di"biasa"kan atau dengan kata lain berhenti untuk didewakan. Caranya adalah dengan membatasi peran Messi di tim dan mengimbuhkan kelebihan peran berikut kepada pemain lain. Jadi, Messi tidak harus ulang berkeliling ke penjuru lapangan untuk menjemput bola dan mendistribusikannya. Biarkan Coutinho dan Dybala yang melakukannya, yang sebenarnya telah harusnya menjadi peran mereka. Sehingga, Messi mampu fokus untuk menyerang, dan mencetak gol dan assist. Toh, pemain-pemain layaknya Ribery, Robben, Reus dan Ronaldo selamanya dianggap dewa di klubnya tiap-tiap padahal peran mereka hanya menyerang.

Walaupun memang, Messi bakal harus untuk beradaptasi Taruhan Boladengan peran berikut dan bermain dengan proses yang mungkin berbeda. Akan tetapi melihat kesuksesan Reus dan Ronaldo didalam mengganti peran mereka, jaman seorang Lionel Messi yang hanya harus membatasi perannya saja tidak bisa.

Tags: #Berita Bola #Lionel Messi

Leave a reply "Waktunya Mem”biasa”kan Lionel Messi"

Author: 
    author